Feature

Jumat, 21 Agustus 2020 - 13:57 WIB

8 bulan yang lalu

logo

Susana Laka, menggendong anaknya, bayi mungil delapan bulan penderita hidrosefalus. (Foto: Rian Laka)

Susana Laka, menggendong anaknya, bayi mungil delapan bulan penderita hidrosefalus. (Foto: Rian Laka)

Derita Bayi Hidrosefalus itu Perlahan Pudar

Ende, floreseditorial.com – Setiap orang tua yang memiliki anak, tentu menginginkan dan mengharapkan agar anak-anak mereka selalu sehat. Jenaka, licah dan ceria sebagaimana anak-anak normal pada umumnya. Hal tersebut juga yang didambakan, Kristoforus Laka dan Susana Laka, orang tua dari, Markarius Putra Sepu Mbipi, bayi delapan bulan penderita hidrosefalus.

Keluarga kecil itu, tinggal dan menetap di kampung terpencil bernama Dusun Detusepa, Desa Rateroru, Kecamatan Detusoko, Kabupaten Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Kurang lebih 25 kilometer dari Pusat Kota Ende.

Jumat (21/8/2020), floreseditorial.com tanpa kompromi, bergegas menuju kampung tersebut, menyambangi kediaman bayi malang itu.

Berkat ketabahan dan ketulusan doa. Percaya bahwa segala harap akan menemui jalannya. Tuhan, memberi jawab di waktu yang tepat. Harapan kedua orang tua sang bayi penderita hidrosefalus itu, mendapat angin segar. Bayi mereka akan segera menjalani perawatan di Denpasar, Bali.

Kristoforus Laka bersama Susana Laka, menginformasikan, besok, Sabtu (22/8/2020), mereka bersama sang anak, akan berangkat ke Denpasar, Bali menggunakan pesawat Lion Air. Anak mereka, Putra, akan menjalani perawatan di sana. Bahagia tak terhingga melingkupi keluarga sederhana itu.

Sebuah anugerah tak terbantahkan. Melalui campur tangan Tuhan, seluruh pihak pemerhati kemanusiaan, baik yang terpanggil secara individu maupun kelompok, dengan penuh keikhlasan mengulurkan tangan. Akhirnya, perjuangan mendukung kesembuhan bayi malang penderita hidrosefalus itu, bisa diperangi bersama.

Kepada floreseditorial.com, mereka mengatakan, saat ini, mereka sedang bersiap untuk berangkat ke Kota Ende. Karena, besok pukul 08.00 Wita, mereka bertiga akan check in di Bandara Haji Hasan Arorbusman Ende.

“Kami bertiga berangkat dari Detusepa menuju Kota Ende. Sampai di Ende, keberangkatan kami selanjutnya akan diurus oleh Yayasan Caritas Kevikepan Agung Ende. Kami sangat bersyukur ada Yayasan Caritas. Mereka dengan ikhlas mau membantu dan mengurus kami. Terima kasih Caritas,” ucap Kristo.

Tak luput, Kristo dan Susan, mengucapkan terima kasih yang berlimpah kepada semua pihak. Atas berkat dan penyertaan kasih Tuhan, banyak hati yang tergerak membantu meringankan penderitaan bayi mereka.

“Terima kasih tak terhingga kami ucapkan kepada semua pihak yang dengan tulus mau membantu kami. Semoga semua kebaikan dan niat baik kita dibalas berlimpah oleh Tuhan,” ungkap orang tua dari bayi mungil itu. (Rian Laka)

Artikel ini telah dibaca 1029 kali

Baca Lainnya
x