Wisata

Selasa, 18 Agustus 2020 - 09:18 WIB

8 bulan yang lalu

logo

Senin, 17 Agustus 2020. Sang Saka Merah Putih, berkibar di puncak Bukit Lia Ga, Desa Kotabaru, Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Ende (Foto:Rian Laka)

Senin, 17 Agustus 2020. Sang Saka Merah Putih, berkibar di puncak Bukit Lia Ga, Desa Kotabaru, Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Ende (Foto:Rian Laka)

Merah Putih di Bukit Lia Ga

Terik matahari melumat sekujur tubuh. Belaian angin menampar desiran nadi. Adrenalin terpacu. Menemani langkah menuju puncak kekaguman.

Senin, 17 Agustus 2020. Sang Saka Merah Putih, berkibar di puncak Bukit Lia Ga, Desa Kotabaru, Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Ende.

Apel HUT Kemerdekaan RI ke-75 di Bukit Lia Ga, dipimpin Camat Kotabaru, Gregorius M. Ade. Dihadiri Wakil Ketua DPRD Ende, Erikos Emanuel Rede, Ketua Komisi III, Vinsen Sangu, para Kepala Desa, para Mozalaki, Aparat Polri dan TNI Kecamatan Kotabaru.

Lia Ga. Berhasil menarasikan sejarah baru dalam hati masyarakat Kotabaru khususnya, Pantai Utara umumnya. Melalui seremoni kibaran Merah Putih HUT RI ke-75, menjadi lonceng kebangkitan spirit baru masyarakat Kabupaten Ende, Flores, NTT.

Perayaan Kemerdekaan RI ke-75 di Lia Ga, menjadi pewarta. Lia Ga, sebagai salah satu spot destinasi wisata baru. Tersembunyi di ufuk utara. Wilayah geografis perbatasan Kabupaten Ende dan Sikka. Sangat memukau.

Kepentingan Promosi Wisata

Camat Kotabaru, Gregorius M. Ade, dalam kekagumannya, memilih lokasi upacara HUT RI di Lia Ga. Pertama dalam sejarah. Sekali mendayung, sebagai promosi pariwisata. Lia Ga, harus menyedot perhatian wisatawan, baik wisatawan lokal maupun mancanegara.

Lia Ga, berada di sekitar Perairan Laut Flores, jalur Pantai Utara, Kabupaten Ende. Menyuguhkan panorama yang memikat hati. Sejauh mata memandang, adalah ucapan syukur untuk mahakarya Pencipta.

Landscape nan elok. Perbukitan gagah menjulang. Adalah pemantik bagi wisatawan. Dari sekian banyak spot wisata di kawasan Pantai Utara, Lia Ga, sangat layak dijadikan sebagai salah satu spot wisata baru.

Bukit Lia Ga (Foto:Rian Laka)

Agar lebih menarik di mata wisatawan, infrastruktur di sekitar kawasan Lia Ga harus ditata secara baik. Lia Ga, harus menjadi magnet hasrat wisatawan dari segala penjuru.

“Kalau Lia Ga sudah terkenal di mata pecinta wisata alam dunia, akan sangat memungkinkan kesejahteraan masyarakat Pantai Utara khususnya di Kecamatan Kotabaru meningkat secara drastis,” Kata Gregorius.

Kolaborasi Bersama Pelaku Wisata

Wakil Ketua DPRD Ende, Erikos Emanuel Rede, menyatakan kekagumannya. Luar biasa. Upaya Pemerintah Kecamatan Kotabaru memilih Bukit Lia Ga sebagai lokasi apel HUT Kemerdekaan RI ke-75 sembari ajang promosi destinasi wisata yang ada di Kotabaru, sangat tepat.

Kepada Pemarintah Kecamatan Kotabaru, perlu membangun kolaborasi dengan berbagai pihak termasuk pelaku wisata di Kabupaten Ende.

Lia Ga, harus masuk dalam paket wisata, seperti Danau Kelimutu dan Situs Sejarah Soekarno. Agar dapat dijual ke wisatawan domestik maupun mancanegara yang ingin berkunjung ke destinasi yang ada di Kabupaten Ende.

“Kita dapat menyaksikan sendiri, bagaimana elok dan indahnya alam sekitar, jika ditatap dari puncak Bukit Lia Ga. Tempat ini, sungguh luar biasa. Sama indahnya dengan pulau-pulau berparaskan wisata yang ada di Labuan Bajo,” Ucap Erik sembari melototi indahnya alam dari puncak Lia Ga.

Desa Kuat, Rakyat Tangguh, Indonesia Maju

Ketua Komisi III DPRD Ende, Vinsen Sangu, menyatakan, “Indonesia hebat kalau daerahnya maju. Daerah maju kalau desa dan kelurahannya kuat. Desa dan kelurahan kuat, rakyat jadi tangguh”.

Lia Ga, penting menjadi perhatian serius pemerintah. Terutama dalam penataannya sebagai salah satu destinasi wisata alam yang berkelas dunia. Harus mampu menjadi daerah tujuan wisata yang mendunia.

Lia Ga, dalam penanganannya, baik oleh pemerintah maupun pihak lain, harus menerapkan manajemen berbasis masyarakat lokal.

Masyarakat dapat dilatih, dididik dan didampingi menjadi subjek utama pemilik dan pengelola. Sedangkan pemerintah, hadir sebagai pendukung melengkapi kekurangan dan menfasilitasi demi kemajuan desa dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Dari Bukit Lia Ga, dengan penuh rasa bangga dan kekaguman atas ciptaanNya, Indonesia yang kaya ini, kami menyampaikan Dirgahayu Kemerdekaan Republik Indonesia ke-75. Majulah Negeriku, Jayalah Bangsaku, Sejahtera Rakyatku. Merdeka”. (Rian Laka)

Artikel ini telah dibaca 1915 kali

Baca Lainnya
x